09 Agustus 2011

Resusitasi Bayi Baru Lahir


RESUSITASI BAYI BARU LAHIR

Resusitas Bayi Baru Lahir
Resusitasi bayi adalah upaya menyediakan oksigen ke otak, jantung dan organ-organ vital lainnya melalui sebuah tindakan yang meliputi pemijatan jantung dan menjamin ventilasi yang adekwat. Resusitasi bayi baru lahir dilakukan pada saat terjadi kegawatdaruratan pada sistem pernafasan dan sistem kardiovaskuler yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat (4-6 menit)

Resusitasi pada bayi baru lahir yang mengalami gawat nafas harus dilakukan oleh perawat yang kompeten dan berpengalaman yang dapat membuat keputusan tepat pada saat kritis karena resusitasi pada bayi memerlukan penguasaan teori dan ketrampilan dan mampu menerapkannya pada saat kritis.

Mengapa Diperlukan Resusitasi Pada Bayi Baru Lahir

Tidak semua bayi baru lahir memerlukan resusitasi. Hanya sekitar 1% bayi baru lahir saja yang memerlukan resusitasi lengkap dari pembersihan jalan nafas hingga pemberian obat-obat darurat.

Ada 5 pertanyaan yang bisa dijadikan standar untuk dilakukan atau tidaknya resusitasi bayi baru lahir, yaitu :

1. Apakah bayi baru lahir bersih dari mekonium?
2. Apakah bayi baru lahir bernafas atau menangis?
3. Apakah tonus otot baik?
4. Apakah warna kulit bayi baru lahir kemerahan?
5. Apakah bayi lahir pada usia cukup bulan?
Jika salah satu dari 5 pertanyaan tersebut jawabannya adalah tidak, maka perlu dilakukan resusitasi bayi baru lahir.

Related Post



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Saran dan kritik sangat diperlukan agar blog ini dapat lebih maju dan berkembang....